Apple Airpod

Add to wishlistAdded to wishlistRemoved from wishlist 0

semua barang yang kami jual sudah kami uji coba kualitasnya, selalu kami upayakan tes sebelum kirim, jd lebih yakin sampai ditangan pembeli kondisi bagus, jangan ragu dengan kualitas barang yang kami jual. jika anda menemukan cacat pada barang yang anda beli ditempat kami, silahkan komplain, untuk produk assesories kami berikan garansi 1 minggu uang kembali apabila anda tidak puas dengan kualitas barang yang anda beli di tempat kami.

info lebih lanjut:
Telp/WA: 081290085435

SKU: SI-EARPHONE-AIRPODS Categories: , , Tags: ,

Rp2.400.000

Apple mulai masuk ke dunia musik dengan perangkat iPod pada tahun 2001. Di saat semua industri musik membuat earphone dengan kabel warna gelap, Apple menghadirkan Earbud warna putih yang membuatnya terlihat secara jelas dan menyita perhatian semua orang. Setelah 15 tahun berlalu dan terus dikembangkan pada beberapa generasi, hadirlah AirPods.

AirPods adalah earphone nirkabel dengan bentuk yang menyerupai EarPods, earphone bawaan dari perangkat iPhone 5 hingga iPhone 7 Plus saat ini. Perbedaan utama dari AirPods dan EarPods adalah koneksi nirkabel dan chip Apple W1 yang membuatnya sangat istimewa. Tim MakeMac sudah mendapat kesempatan mencoba AirPods beberapa waktu lalu dan ingin berbagi review untuk kamu semua para Sahabat MakeMac. Yuk simak langsung!

Kelengkapan dan Detail Kemasan AirPods

Dalam kemasannya, kamu hanya akan mendapatkan 3 benda. Yaitu sepasang AirPods, Charging Case dan Lightning Cable. Di Charging Case ada beberapa detail yang harus kamu tahu yaitu engsel dengan magnet untuk menutup secara mudah, tombol Setup Button di bagian belakang dan lampu di tengah kedua lubang untuk Earpods. Fungsinya adalah mendeteksi baterai yang ada di AirPods dan juga indikator pengisian daya.

Lanjut ke sisi bawah, ada port Lightning yang dapat digunakan untuk mengisi daya pada Charging Case. Ya, bagi kamu yang belum tahu, Charging Case ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan untuk AirPods sekaligus alat untuk mengisi baterai setiap kamu memasukkan AirPods. Terdapat indikator lampu dengan warna hijau atau orange untuk informasi baterainya.

Dari catatan yang diberikan Apple, AirPods bisa digunakan selama 5 jam untuk mode mendengarkan musik atau 2 jam talk time. Sedangkan Charging Case dapat digunakan untuk mengisi daya ke AirPods agar dapat digunakan hingga 24 jam dalam mode mendengarkan musik. Jika dikalkulasi dengan kebutuhan harian saya untuk memutar musik di kantor, kamu bisa mengisi baterai di Charging Case setiap 3–4 hari sekali saja ya.

AirPods dan Mode Sync Tanpa Ribet

Jika kamu menggunakan perangkat iPhone dengan iOS 10.2 atau yang lebih baru, mode sync dengan AirPods akan sangat mudah. Tinggal aktifkan Bluetooth, buka Charging Case dalam posisi di sebelah iPhone dan tampilan AirPods akan hadir di Home Screen. Tekan tombol Connect dan pilih Done. Selesai, tidak perlu masuk ke bagian pengaturan atau lainnya. Jika ingin menggunakan cara di atas untuk iPhone lainnya, kamu harus menekan Setup Button terlebih dahulu selama beberapa detik untuk melepaskan mode sync ke iPhone sebelumnya.

Untuk perangkat lain seperti iPad dan Mac, asalkan kamu menggunakan akun iCloud yang sama dengan perangkat iPhone, AirPods akan otomatis mendeteksi. Akses di bagian Control Center untuk memilihnya sebagai Ouput Devices dan selamat mendengarkan musik. Sedangkan untuk perangkat lainnya, AirPods tetap dapat kamu gunakan dengan mode sync lewat Settings – Bluetooth, seperti perangkat audio nirkabel pada umumnya. Bicara tentang baterai, indikator baterai di AirPods atau Charging Case akan tampil setiap pertama kali kamu menhubungkan aksesoris ini ya. Atau bisa juga diakses lewat Widget di Notification Center.

Pengalaman Menggunakan AirPods

Fitur pertama yang saya coba adalah Apple W1 Chip. Sensor yang dibuat oleh Apple secara khusus untuk perangkat audio ini, dapat digunakan pada beberapa bagian. Pertama adalah mode sync ekstra cepat yang sudah dibahas tadi. Kedua adalah optical sensors dan motion accelerometers yang dapat mendeteksi saat saya melepas salah satu AirPods dari telinga – musik akan otomatis berhenti dan kembali diputar saat AirPods kembali digunakan.

Saya juga sudah mencoba sensor mikrofon yang dimiliki, ketika salah satu bagian ditutup, AirPods akan menguatkan mode menangkap suara dari sisi sebelahnya. Lalu mode tap 2x di AirPods yang dapat digunakan sebagai mode memanggil Siri atau Play/Pause musik yang berjalan dengan lancar.

Sebagai catatan, AirPods juga bisa kamu gunakan untuk merekam suara dengan baik dan hasil suara jernih. Contohnya adalah kegiatan merekam suara dengan Voice Memos. Kamu tidak perlu mendekatkan iPhone lagi ke arah mulut sebaga mikrofon, cukup pasang AirPods dan mulai bicara dan dapatkan hasil rekaman terbaik.

Apakah AirPods Mudah Lepas? Kualitas Suaranya?

Oke, ini pertanyaan yang banyak masuk kepada saya dan pastinya orang yang sudah mencoba AirPods. Dari hasil percobaan, AirPods tidak lepas saat saya menggerakkan kepada dalam segala arah dengan cukup intens. Memang sih belum mencobanya untuk kegiatan lari, sepeda atau olahraga lainnya. Mungkin di lain kesempatan akan saya coba dan update infonya di tulisan ini ya.

Sedikit mundur ke masa awal rilis, Tim Cook menjelaskan bahwa AirPods akan tetap aman di telinga kamu dan tidak mudah lepas. Meskipun tidak menggunakan konstruksi IEM (In Ear Monitor) yang menggunakan sistem kedap dan karet silikon seperti menyumbat telinga, AirPods bisa tetap nyaman karena perhitungan panjang bagian yang tepat dan fisiknya yang tanpa kabel adalah kunci utama dari keseimbangan.

Lanjut ke kualitas suara, ini adalah bagian paling personal dan bisa saja sangat berbeda dengan pendapat oleh pengguna lain. Menurut saya, AirPods memilih karakter suara yang sama dengan EarPods namun memiliki beberapa peningkatan di sisi bass dan frekuensi rendah. Jika kamu sudah cocok dengan karakter suara dari EarPods, maka AirPods bisa menjadi sebuah upgrade yang tepat.

Akhir Kata

AirPods mengubah sudut pandang orang mengenai mode sync dengan sebuah Apple W1 Chip. Teknologi lain yang membuatnya juga sangat nyaman untuk terus digunakan adalah sensor penggunaan serta baterai yang hemat. Sayangnya banyak mode kendali yang hilang jika dibandingkan dengan tombol Mic yang ada di EarPods. Semuanya diubah menjadi akses ke Siri untuk meminta beragam hal seputar memutar musik, mengatur volume, ganti lagu atau hal lainnya. Tentu saja ini jadi sedikit menyulitkan jika kamu ingin memutar musik tanpa menggunakan koneksi internet – mengingat Siri yang wajib terhubung ke internet.

Mustinya Apple memikirikan mode gesture tap di AirPods agar lebih mudah dalam melakukan beberapa kendali dasar. Seperti tap dan swipe ke arah atas untuk meningkatkan volume atau arah sebaliknya untuk mengurangi volume. Punya pendapat yang sama dengan saya? Atau malah lebih suka dengan AirPods yang minimalis dan hanya mengenali mode 2 tap untuk Siri atau menjawab telepon?

Reviews

0.0
0
0
0
0
0

Be the first to review “Apple Airpod”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

There are no reviews yet.

Sinyaliti Shop
Login/Register access is temporary disabled
WhatsApp WhatsApp us